Mencegah dan Menghilangkan Ketombe dengan Minyak Kelapa

Rambut yang sehat, bersih dan indah adalah dambaan setiap orang. Masalah kesehatan rambut yang kelihatannya sederhana, tetapi bisa sangat mengganggu adalah ketombe. Gara-gara ketombe bisa membuat orang tampil tidak percaya diri. Apa sebenarnya ketombe ini dan bagaimana cara mengatasinya ? Ada cara yang sangat mudah untuk mencegah dan menghilangkan ketombe, yaitu dengan minyak kelapa. Berikut adalah penjelasannya.

Sebagian besar orang, terutama yang sudah berusia di atas kepala dua, pernah mengalami masalah rambut berketombe. Ketombe adalah kotoran seperti remah-remah sangat kecil sekali yang biasa muncul pada kulit kepala. Kotoran ini berasal dari kulit mati (karena proses regenerasi / peremajaan) yang ada di kepala.

Sebenarnya ketombe adalah hal yang wajar, karena pada dasarnya semua orang menghasilkan ketombe dari proses peremajaan sel-sel kulit yang ada di seluruh tubuh. Yang kemudian menimbulkan masalah adalah jika ketombe yang dihasilkan tubuh terlalu banyak, sehingga mengganggu penampilan seseorang.

Dalam tubuh yang sehat, kulit mengalami proses regenerasi setiap 27 atau 28 hari sekali. Artinya kulit yang menyelubungi tubuh kita selalu berganti baru setiap 27-28 hari sekali. Tetapi kita tidak pernah menyadari proses ini, karena berlangsung dengan sangat perlahan. Sel kulit baru menggantikan sel kulit lama yang mati. Sel kulit mati ini mengelupas dan jatuh dengan sendirinya.

Gangguan ketombe terjadi jika proses regenerasi sel kulit tubuh berjalan lebih cepat dari semestinya. Pada penderita gangguan ketombe kadangkali proses pergantian sel kulit terjadi setiap 7 hari atau bahkan lebih cepat lagi. Otomatis sel kulit mati yang terjadi pun jauh lebih banyak dari pada seharusnya. Jumlah sel kulit mati yang berlebihan inilah yang kemudian muncul sebagai ketombe.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan proses peremajaan kulit berlangsung lebih cepat dari semestinya, di antaranya adalah :

– Kondisi kejiwaan yang sedang mengalamin tekanan (stress).

– Kekurangan nutrisi seng (zink), vitamin B kompleks dan beberapa asam lemak dalam makanan kita sehari-hari.

– Orang yang baru sembuh dari penyakit jantung dan stroke juga potensial mengalami problem seperti ini. Begitu juga orang yang memiliki daya tahan tubuh (immune system) kurang bagus.

– Beberapa peneliti menemukan ada sejenis jamur yang menyebabkan kulit kepala menghasilkan ketombe berlebih, namanya malassezia globosa. Sebenarnya jenis jamur ini terdapat pada kulit kepala semua orang. Hanya saja jika jamur ini tumbuh berlebihan akan menyebabkan gangguan pada kulit kepala dan menyebabkan produksi ketombe yang berlebih.

Minyak kelapa memiliki keunggulan dibandingan jenis minyak lainnya. Hal ini sudah banyak diketahui semenjak ratusan tahun yang lalu, terutama oleh masyarakat yang tinggal di daerah tropis.

Jika dikonsumsi secara langsung, baik dengan cara minum VCO (virgin coconut oil) maupun sebagai minyak goreng untuk memasak, minyak kelapa dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke. Konsumsi minyak kelapa juga membantu tubuh meningkatkan sistem kekebalan terhadap virus, jamur dan mikroba.

Kandungan asam laurat dalam minyak kelapa bersifat anti virus, anti fungus dan anti mikroba. Sementara struktur molekul minyak kelapa yang berupa asam lemak jenuh ikatan tunggal, memungkinkan minyak kelapa untuk menembus sel kutikula. Kedua sifat ini sangat membantu sel kulit kepala dalam memerangi jamur malassezia globosa.

Jadi dengan minyak kelapa kita bisa berusaha mengurangi ketombe yang berlebih, baik secara internal dari dalam tubuh maupun secara eksternal.

Menjaga Kesehatan Rambut dan Memperbaiki Rambut Rusak Dengan Minyak Kelapa

Rambut adalah mahkota wanita. Tidak heran banyak kaum hawa yang rela mengeluarkan banyak biaya untuk menjaga agar rambutnya tetap cantik berkilau. Demikian pula dengan kaum pria. Rambut yang tetap subur dan hitam menjadi dambaan banyak kaum lelaki.

Saat anak masih anak dan remaja biasanya kita belum banyak menghadapi masalah rambut. Seiring bertambahnya usia, bertambah pula beban pikiran. Gabungan antara pikiran, pola hidup, pola makan dan perawatan (perlakuan) rambut yang kurang tepat, seringkali menyebabkan gangguan kesehatan rambut.

Beberapa masalah rambut yang sering dijumpai pada kaum wanita maupun pria adalah :

– Kebotakan, disebabkan oleh rambut rontok dan pertumbuhan rambut yang kurang subur.
– Rambut kusam, tidak bersinar
– Helai rambut bercabang
– Ketombe

Sebenarnya ada cara yang mudah untuk menjaga rambut tetap sehat, indah berkilau. Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan pergi jauh-jauh, karena mungkin saja apa yang dibutuhkan untuk perawatan ini ada di rumah Anda.

Ya benar sekali, kita hanya membutuhkan minyak kelapa untuk melakukan treatment agar rambut kita tetap sehat, subur dan indah bercahaya. Cara ini sebenarnya sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu oleh bangsa-bangsa yang tinggal di daerah tropis, di mana pohon kelapa mudah dijumpai di mana-mana.

Pohon kelapa dikenal sebagai pohon kehidupan, karena semua bagian tanaman tersebut memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Salah satu produk olahan dari buah kelapa adalah minyak kelapa. Nah, minyak kelapa ini yang memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh, rambut dan kulit.

Berikut adalah khasiat minyak kelapa untuk perawatan rambut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli.

1. Minyak kelapa membantu rambut tetap sehat dan kuat

2. Minyak kelapa membantu menjaga rambut tetap lembut berkilau

3. Minyak kelapa membantu mengatasi ketombe

4. Minyak kelapa membantu mengatasi problem rambut rontok dan kebotakan

5. Minyak kelapa membantu mengatasi rambut bercabang.

Untuk mengetahui mengapa minyak kelapa dapat membantu menjaga kesehatan rambut marilah kita pahami terlebih dahulu anatomi rambut dan sifat minyak kelapa.

Semua rambut yang ada pada tubuh manusia memiliki bagian-bagian yang sama, yaitu helai rambut, akar rambut dan kantong rambut. Helai rambut yang ada di atas permukaan kulit terdiri atas kutikula (cuticle) dan korteks. Kutikula terdiri atas lempengan sel yang tersusun secara overlapping seperti atap genteng. Kutikula berfungsi untuk melindungi bagian rambut yang lebih penting, yaitu korteks. Korteks inilah yang menentukan warna dan jenis rambut (lurus, ikal, keriting, hitam, pirang, dsb).

Sehat tidaknya korteks pula yang akan menentukan apakah rambut seseorang bisa tumbuh subur atau mudah patah dan rontok. Korteks terutama tersusun atas senyawa protein yang disebut keratin (65%-95%), lemak dan sedikit air.

Sebuah penelitian menguji efektifitas beberapa minyak nabati dan minyak mineral untuk perawatan rambut. Ternyata minyak kelapa memberikan efek paling bagus untuk menjaga kesehatan dan keindahan rambut. Tidak seperti minyak lainnya, minyak kelapa mampu menembus kutikula dan meresap ke dalam korteks. Kandungan asam lemak minyak kelapa yang disebut asam laurat membantu mencegah berkurangnya kandungan protein dalam rambut (korteks), sehingga rambut tetap sehat dan kuat.

Minyak kelapa yang meresap ke dalam helai rambut, juga membantu mencegah air masuk ke dalam celah sel kutikula. Molekul air yang meresap di antara celah sel kutikula dapat menyebabkan overlapping sel-sel tersebut membuka (merenggang) dan menyebabkan rambut mudah patah.

Melihat khasiat minyak kelapa untuk kesehatan dan keindahan rambut, tidaklah mengherankan jika leluhur kita di masa lalu banyak memanfaatkan minyak kelapa untuk membuat ramuan untuk perawatan rambut.

Penyebab Rambut Rontok

Setiap orang tentunya menginginkan rambut yang sehat, baik laki-laki maupun perempuan. Rambut yang sehat biasanya identik dengan rambut yang lebat dan tidak mudah rontok. Seiring bertambahnya usia atau karena pemakaian kosmetik perawatan rambut yang tidak tepat, banyak orang menghadapi problem rambut rontok atau pertumbuhan rambut yang kurang subur.

Rambut rontok ataupun pertumbuhan yang kurang subur, menyebabkan rambut kelihatan tipis dan kurang indah dipandang. Berikut adalah beberapa penyebab yang mungkin terjadi.

1. Cara perawatan rambut (hair treatment) yang salah.
Beberapa di antaranya adalah pewarnaa, bleaching, pelurusan atau bahkan mengeringkan rambut dengan hair-dryer yang distel terlalu panas. Hentikanlah segera jika Anda melakukan hal ini dan menjumpai rambut Anda semakin menipis.

2. Faktor keturunan.
Jika tanda-tanda kebotakan atau penipisan rambut mulai menghampiri Anda, cobalah tengok apakah hal yang sama terjadi pada orang tua atau kakek nenek dalam keluarga Anda. Jika ya, berarti ada faktor keturunan atau genetis kebotakan dalam keluarga.

Jangan berkecil hati. Beberapa penelitian medikal dalam hal perawatan rambut telah menemukan obat yang cukup manjur untuk mengatasi masalah ini.

3. Akibat stress.
Rambut rontok bisa terjadi pada orang-orang yang menghadapi kekhawatiran berlebih, termasuk ibu hamil, orang yang akan menjalani operasi bedah, atau akibat trauma. Untuk rambut rontok jenis ini biasanya akan sembuh sendiri setelah penderita kembali normal kejiwaannya.

4. Akibat penyakit atau kekurangan nutrisi tertentu.
Diabetes, gangguan kelenjar thyroid dan beberapa penyakit lain dapat menyebabkan kerontokan rambut. Begitu juga dengan kekurangan asupan zat besi, kalsium dan protein.

5. Efek samping pengobatan.
Sudah banyak diketahui bahwa kemoterapi untuk pengobatan kanker memiliki efek samping kerontokan rambut. Yang mungkin belum banyak diketahui, beberapa jenis pengobatan lain juga dapat menyebabkan efek yang sama. Obat anti depressi, anti darah tinggi, bahkan obat anti jerawat dapat mengakibatkan rambut rontok atau pertumbuhan rambut yang kurang subur (www.americanhairloss.org
Rambut rontok yang diakibatkan oleh efek samping pengobatan, otomatis akan berhenti saat proses pengobatan selesai.

Mengetahui penyebab rambut rontok sangat penting untuk menentukan terapi mana yang akan diambil. Jika Anda kesulitan untuk mengidentifikasinya, silakan menghubungi ahli kesehatan rambut terdekat.