Khasiat Beras Merah untuk Penderita Diabetes

Jika Anda didiagnosis menderita diabetes, Anda pun harus mulai mengatur makanan yang disantap, termasuk jumlah nasi yang boleh dimakan dalam sehari. Mengapa nasi pun harus dibatasi untuk penderita diabetes ? Karena nasi, terutama nasi putih, merupakan salah satu sumber utama karbohidrat.

Karbohidrat yang tidak dibakar habis menjadi energi, akan diubah menjadi glukosa. Peningkatan glukosa dalam darah inilah yang harus dihindari oleh penderita diabetes. Sesama nasi, sebenarnya ada alternatif lain yang lebih baik bagi penderita diabetes selain nasi putih, yaitu nasi beras merah (brown rice).

Khasiat beras merah untuk penderita diabetes sudah tidak diragukan lagi sehingga beras ini sering disarankan untuk dijadikan makanan pokok penderita diabetes. Akan tetapi, apa sebenarnya kehebatan beras merah jika dibandingkan dengan beras putih yang biasa kita santap? Mengapa penderita diabetes juga sebaiknya tidak lagi mengonsumsi beras putih?

Kandungan Gizi Beras merah

Hasil penelitian menunjukkan beras merah mengandung lebih banyak serat alami dan berbagai macam vitamin seperti vitamin A dan B, dibanding beras putih. Di samping itu, kandungan gizi beras merah ternyata bisa mencukupi kebutuhan nutrisi harian sampai hampir mencapai 88 persen untuk mineral seperti mangan dan magnesium. Beras merah juga kaya zat besi dan asam lemak sehat yaitu alfa linoleat, yang dibutuhkan untuk mendukung aktifitas sel tubuh.

Karbohidrat yang terkandung dalam beras merah tergolong sebagai karbohidrat kompleks. Beras merah juga mengandung semacam antioksidan yang disebut antosianin, yang memiliki berbagai fungsi termasuk anti kanker serta antihiperglikemik (tidak mengakibatkan gula darah naik).

Lalu, dari semua nutrisi ini, apa khasiat beras merah untuk penderita diabetes? Berikut adalah manfaat kandungan nutrisi beras merah untuk membantu penderita diabetes mengendalikan kadar gula darah :

1. Karbohidrat kompleks memiliki sifat lebih sulit dicerna sehingga tidak mudah terurai menjadi glukosa dan meningkatkan tingkat gula darah. Selain itu, karbohidrat ini juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

2. Antosianin, seperti yang sudah dijelaskan, dapat mencegah agar kadar gula darah tidak naik.

3. Mineral magnesium dapat membantu mengatur produksi insulin sehingga tubuh bisa mengatur kadar gula darah dengan lebih baik lagi.

4. Serat, antosianin dan selenium yang ada di dalam beras merah memiliki khasiat mencegah komplikasi penyakit berat yang sering mengikuti diabetes seperti kanker usus besar dan penyakit jantung.

Agar konsumsi beras merah benar-benar memberikan pengaruh nyata bagi penderita diabetes, maka makanan pendampingnya juga harus diperhatikan. Jika tidak, sia-sialah pengorbanan Anda berpindah dari mengkonsumsi nasi putih ke nasi beras merah. Penderita diabetes sebaiknya makan makanan yang tidak membuat gula darah melonjak bersama dengan beras merah, yaitu makanan kaya serat dan protein rendah lemak.

Contoh menu yang baik adalah: dalam piring makan, Anda bisa menumpuk ¼ bagian piring tersebut dengan nasi merah, dan ¼-nya lagi adalah protein rendah lemak seperti tempe bakar, dada ayam rebus tanpa kulit atau putih telur, sementara sisanya sayuran segar. Dengan semua khasiat beras merah untuk penderita diabetes plus lauk yang tepat, penderita diabetes pun akan lebih bisa mengatur kadar gula darahnya.

Menurunkan Berat Badan dengan Beras Merah

Salah satu cara menurunkan berat badan adalah mengganti makanan pokok nasi putih dengan nasi merah. Menurunkan berat badan dengan nasi merah sangat populer sebagai tips diet baik di Indonesia maupun di banyak negara lainnya. Hal ini karena jika kita memakan nasi beras merah, rasa kenyang yang muncul bertahan lebih lama dibanding makan nasi putih.

Beras merah pun memiliki kandungan serat dan vitamin yang lebih tinggi, namun kandungan gulanya cenderung rendah karena termasuk karbohidrat yang sulit dicerna. Karena itu, beras merah bisa memberikan gizi yang lebih seimbang, bisa membuat kenyang lebih lama dan sangat bagus untuk melancarkan pencernaan.

Beras merah pun kini bisa diperoleh di pasar tradisional maupun supermarket modern. Jadi, apa yang membuat beras merah masih kurang populer sebagai pengganti beras putih?

Alasan Orang Tidak Suka Beras Merah

Kebanyakan orang cenderung memilih makanan pokok yang dirasa paling familiar oleh lidahnya. Jadi, kecuali Anda sudah biasa makan nasi merah (mungkin sejak kecil), kaum muda jaman sekarang banyak yang tidak menggemari nasi merah, padahal gaya hidup kaum muda saat ini kebanyakan adalah tipe yang membutuhkan diet. Walaupun kebanyakan sudah tahu tips menurunkan berat badan dengan nasi merah, kebanyakan tidak mau ataupun enggan mencobanya.

Selain itu, harus diakui bahwa nasi merah mengeluarkan aroma yang agak berbeda dibandingkan nasi putih; hal ini juga bisa membuat orang tidak berminat mengkonsumsinya. Proses memasak juga penting, dimana banyak orang tidak tahu cara yang tepat memasak beras merah, yang memang agak berbeda dengan beras putih. Akibatnya, masakan mereka jadi tidak enak dan mereka pun enggan mencoba lagi.

Tips Memasak Beras Merah untuk Diet

Jika ingin menurunkan berat badan dengan beras merah, pertama Anda memang harus membiasakan diri dulu. Kemudian, Anda juga harus menguasai cara memasak beras merah, yang memang cenderung mudah kering dan menjadi tak enak karena kandungan sesarnya yang lebih tinggi dari beras putih.

Berikut beberapa saran agar Anda bisa menikmati beras merah:

1. Sebagai permulaan, masaklah beras merah bersama beras putih. Hal ini agar lidah bisa menyesuaikan dengan rasa beras merah tanpa terlalu ‘kaget’. Dikira-kira saja, misalnya Anda mau memasak 200 gram beras merah; buatlah jadi 150 gram beras merah dan 50 gram beras putih.

2. Anda lihat tekstur beras merah yang kasar? Lunakkan dengan cara merendamnya selama setengah jam sebelum dimasak.

3. Gunakan air dengan takaran dobel untuk memasak beras merah. Kira-kira saja berapa banyak air yang biasa Anda gunakan untuk memasak beras putih? Gunakan dua kali jumlah itu untuk memasak beras merah dalam takaran sama.

4. Tanak nasinya, jangan pakai rice cooker, karena memasak beras merah butuh waktu agak lama sampai pulen.

Jika sudah tahu cara memasaknya, maka program menurunkan berat badan dengan mengkonsumsi beras merah pun jadi terasa lebih nikmat.