Profil Lemak dan Kesehatan Jantung

Jika tubuh menunjukkan timbunan lemak, kita mungkin dinasihati untuk menurunkan berat badan agar tidak terserang penyakit jantung atau stroke. Sebenarnya penyakit jantung maupun stroke bukan hanya monopoli orang bertubuh subur. Orang yang kelihatan fit dan tidak kegemukan pun beresiko terserang penyakit jantung.

Untuk mengetahui seberapa besar resiko penyakit jantung yang dihadapi seseorang bisa diketahui dari profil lemaknya.

Mengenal Profil Lemak

Yang disebut ‘lemak’ dalam tubuh bukan sekedar satu substansi. Lemak terdiri dari sel-sel lipid yang membentuk empat macam profil lipid, dimana profil lipid inilah yang kita sebut secara keseluruhan sebagai lemak. Dalam lemak tubuh kita, ada empat macam bagian profil lipid yaitu trigliserida, kolesterol total, LDL (Low Density Lipoprotein) sering disebut kolesterol jahat, dan HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik. Jika Anda melakukan pemeriksaan profil lemak dan kesehatan jantung, keempat elemen ini dihitung sendiri-sendiri.

Prengambilan data profil lemak (tes kolesterol) dilakukan dengan cara pengambilan sampel darah. Manfaatnya adalah untuk menjaga kesehatan jantung dengan melakukan tindakan pencegahan dan intervensi sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Mengetahui Kesehatan Jantung lewat Profil Lemak

Cara untuk mengetahui sistem kaardiovaskular kita beresiko terkena penyakit atau tidak adalah dengan membaca hasil tes profil lemak secara akurat. Setelah selesai tes, Anda biasanya akan diminta membawa hasil tes tersebut ke dokter untuk analisis lanjutan, namun secara umum, inilah angka-angka yang perlu Anda pahami:

1. LDL
Untuk si koelsterol jahat, jumlah LDL harus rendah yaitu di bawah 130 mg/dL. Akan tetapi, jika Anda sudah pernah mengalami penyakit jantung dan kardiovaskular lain sebelum tes, Anda wajib mencapai angka di bawah 70 mg/dL agar tetap sehat.

2. HDL
Berbeda dengan LDL, HDL tinggi adalah pertanda baik untuk profil lemak dan kesehatan jantung. Hal ini karena HDL dapat ‘mengusir’ LDL dari dalam aliran darah sehingga pembuluh darah tidak mudah tersumbat. Anda harus memiliki jumlah HDL mencapai atau di atas 40 mg/dL (pria) atau 50 mg/dL (wanita) agar bisa dikategorikan sehat.

3. Kolesterol Total
Kolesterol total hendaknya tidak melebihi 200 mg/dL. Dalam jumlah normal, kolesterol berfungsi menyokong aktifitas pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan sel tubuh, namun jumlah yang besar dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

3. Trigliserida
Trigliserida adalah bentuk lemak yang paling umum dalam tubuh. Banyak orang yang menderita gangguan jantung atau penyakit diabetes, memiliki angka trigliserida yang tinggi. Trigliserida tinggi ditambah dengan LDL tinggi dan HDL yang rendah akan memacu terjadinya atherosclerosis (penyumbatan arteri). Tingkat trigliserida yang sehat adalah di bawah 150 mg/dL.

Jika anda melakukan check kesehatan profil lemak di laboratorium, segera konsultasikan hasilnya ke dokter ahli anda (biasanya dokter internist atau ahli penyakit dalam). Dokter akan memberikan saran-saran tentang tindak lanjut yang harus dilakukan untuk menjaga agar anda terhindar dari resiko penyakit jantung atau stroke.