Mencegah dan Menghilangkan Ketombe dengan Minyak Kelapa

Rambut yang sehat, bersih dan indah adalah dambaan setiap orang. Masalah kesehatan rambut yang kelihatannya sederhana, tetapi bisa sangat mengganggu adalah ketombe. Gara-gara ketombe bisa membuat orang tampil tidak percaya diri. Apa sebenarnya ketombe ini dan bagaimana cara mengatasinya ? Ada cara yang sangat mudah untuk mencegah dan menghilangkan ketombe, yaitu dengan minyak kelapa. Berikut adalah penjelasannya.

Sebagian besar orang, terutama yang sudah berusia di atas kepala dua, pernah mengalami masalah rambut berketombe. Ketombe adalah kotoran seperti remah-remah sangat kecil sekali yang biasa muncul pada kulit kepala. Kotoran ini berasal dari kulit mati (karena proses regenerasi / peremajaan) yang ada di kepala.

Sebenarnya ketombe adalah hal yang wajar, karena pada dasarnya semua orang menghasilkan ketombe dari proses peremajaan sel-sel kulit yang ada di seluruh tubuh. Yang kemudian menimbulkan masalah adalah jika ketombe yang dihasilkan tubuh terlalu banyak, sehingga mengganggu penampilan seseorang.

Dalam tubuh yang sehat, kulit mengalami proses regenerasi setiap 27 atau 28 hari sekali. Artinya kulit yang menyelubungi tubuh kita selalu berganti baru setiap 27-28 hari sekali. Tetapi kita tidak pernah menyadari proses ini, karena berlangsung dengan sangat perlahan. Sel kulit baru menggantikan sel kulit lama yang mati. Sel kulit mati ini mengelupas dan jatuh dengan sendirinya.

Gangguan ketombe terjadi jika proses regenerasi sel kulit tubuh berjalan lebih cepat dari semestinya. Pada penderita gangguan ketombe kadangkali proses pergantian sel kulit terjadi setiap 7 hari atau bahkan lebih cepat lagi. Otomatis sel kulit mati yang terjadi pun jauh lebih banyak dari pada seharusnya. Jumlah sel kulit mati yang berlebihan inilah yang kemudian muncul sebagai ketombe.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan proses peremajaan kulit berlangsung lebih cepat dari semestinya, di antaranya adalah :

– Kondisi kejiwaan yang sedang mengalamin tekanan (stress).

– Kekurangan nutrisi seng (zink), vitamin B kompleks dan beberapa asam lemak dalam makanan kita sehari-hari.

– Orang yang baru sembuh dari penyakit jantung dan stroke juga potensial mengalami problem seperti ini. Begitu juga orang yang memiliki daya tahan tubuh (immune system) kurang bagus.

– Beberapa peneliti menemukan ada sejenis jamur yang menyebabkan kulit kepala menghasilkan ketombe berlebih, namanya malassezia globosa. Sebenarnya jenis jamur ini terdapat pada kulit kepala semua orang. Hanya saja jika jamur ini tumbuh berlebihan akan menyebabkan gangguan pada kulit kepala dan menyebabkan produksi ketombe yang berlebih.

Minyak kelapa memiliki keunggulan dibandingan jenis minyak lainnya. Hal ini sudah banyak diketahui semenjak ratusan tahun yang lalu, terutama oleh masyarakat yang tinggal di daerah tropis.

Jika dikonsumsi secara langsung, baik dengan cara minum VCO (virgin coconut oil) maupun sebagai minyak goreng untuk memasak, minyak kelapa dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke. Konsumsi minyak kelapa juga membantu tubuh meningkatkan sistem kekebalan terhadap virus, jamur dan mikroba.

Kandungan asam laurat dalam minyak kelapa bersifat anti virus, anti fungus dan anti mikroba. Sementara struktur molekul minyak kelapa yang berupa asam lemak jenuh ikatan tunggal, memungkinkan minyak kelapa untuk menembus sel kutikula. Kedua sifat ini sangat membantu sel kulit kepala dalam memerangi jamur malassezia globosa.

Jadi dengan minyak kelapa kita bisa berusaha mengurangi ketombe yang berlebih, baik secara internal dari dalam tubuh maupun secara eksternal.

Menjaga Kesehatan Rambut dan Memperbaiki Rambut Rusak Dengan Minyak Kelapa

Rambut adalah mahkota wanita. Tidak heran banyak kaum hawa yang rela mengeluarkan banyak biaya untuk menjaga agar rambutnya tetap cantik berkilau. Demikian pula dengan kaum pria. Rambut yang tetap subur dan hitam menjadi dambaan banyak kaum lelaki.

Saat anak masih anak dan remaja biasanya kita belum banyak menghadapi masalah rambut. Seiring bertambahnya usia, bertambah pula beban pikiran. Gabungan antara pikiran, pola hidup, pola makan dan perawatan (perlakuan) rambut yang kurang tepat, seringkali menyebabkan gangguan kesehatan rambut.

Beberapa masalah rambut yang sering dijumpai pada kaum wanita maupun pria adalah :

– Kebotakan, disebabkan oleh rambut rontok dan pertumbuhan rambut yang kurang subur.
– Rambut kusam, tidak bersinar
– Helai rambut bercabang
– Ketombe

Sebenarnya ada cara yang mudah untuk menjaga rambut tetap sehat, indah berkilau. Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan pergi jauh-jauh, karena mungkin saja apa yang dibutuhkan untuk perawatan ini ada di rumah Anda.

Ya benar sekali, kita hanya membutuhkan minyak kelapa untuk melakukan treatment agar rambut kita tetap sehat, subur dan indah bercahaya. Cara ini sebenarnya sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu oleh bangsa-bangsa yang tinggal di daerah tropis, di mana pohon kelapa mudah dijumpai di mana-mana.

Pohon kelapa dikenal sebagai pohon kehidupan, karena semua bagian tanaman tersebut memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Salah satu produk olahan dari buah kelapa adalah minyak kelapa. Nah, minyak kelapa ini yang memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh, rambut dan kulit.

Berikut adalah khasiat minyak kelapa untuk perawatan rambut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli.

1. Minyak kelapa membantu rambut tetap sehat dan kuat

2. Minyak kelapa membantu menjaga rambut tetap lembut berkilau

3. Minyak kelapa membantu mengatasi ketombe

4. Minyak kelapa membantu mengatasi problem rambut rontok dan kebotakan

5. Minyak kelapa membantu mengatasi rambut bercabang.

Untuk mengetahui mengapa minyak kelapa dapat membantu menjaga kesehatan rambut marilah kita pahami terlebih dahulu anatomi rambut dan sifat minyak kelapa.

Semua rambut yang ada pada tubuh manusia memiliki bagian-bagian yang sama, yaitu helai rambut, akar rambut dan kantong rambut. Helai rambut yang ada di atas permukaan kulit terdiri atas kutikula (cuticle) dan korteks. Kutikula terdiri atas lempengan sel yang tersusun secara overlapping seperti atap genteng. Kutikula berfungsi untuk melindungi bagian rambut yang lebih penting, yaitu korteks. Korteks inilah yang menentukan warna dan jenis rambut (lurus, ikal, keriting, hitam, pirang, dsb).

Sehat tidaknya korteks pula yang akan menentukan apakah rambut seseorang bisa tumbuh subur atau mudah patah dan rontok. Korteks terutama tersusun atas senyawa protein yang disebut keratin (65%-95%), lemak dan sedikit air.

Sebuah penelitian menguji efektifitas beberapa minyak nabati dan minyak mineral untuk perawatan rambut. Ternyata minyak kelapa memberikan efek paling bagus untuk menjaga kesehatan dan keindahan rambut. Tidak seperti minyak lainnya, minyak kelapa mampu menembus kutikula dan meresap ke dalam korteks. Kandungan asam lemak minyak kelapa yang disebut asam laurat membantu mencegah berkurangnya kandungan protein dalam rambut (korteks), sehingga rambut tetap sehat dan kuat.

Minyak kelapa yang meresap ke dalam helai rambut, juga membantu mencegah air masuk ke dalam celah sel kutikula. Molekul air yang meresap di antara celah sel kutikula dapat menyebabkan overlapping sel-sel tersebut membuka (merenggang) dan menyebabkan rambut mudah patah.

Melihat khasiat minyak kelapa untuk kesehatan dan keindahan rambut, tidaklah mengherankan jika leluhur kita di masa lalu banyak memanfaatkan minyak kelapa untuk membuat ramuan untuk perawatan rambut.

Manfaat Minyak Kelapa Untuk Kesehatan

Pohon kelapa dikenal sebagai pohon kehidupan. Tidak ada bagian dari pohon kelapa yang tidak memberi manfaat. Akarnya yang berbentuk akar serabut bisa dipergunakan sebagai bahan bakar. Batang pohon kelapa dikenal sangat bagus untuk rangka struktur bangunan. Dekorasi daun kelapa adalah penanda adanya pesta penikahan. Sapu lidi (batang daun kelapa) sangat nyaman untuk membersihkan halaman rumah.

Sabut kelapa dikombinasi dengan latex (rubberized coir) adalah material spring bed yang paling populer di India. Handicraft dari tempurung kelapa sangat digemari untuk dekorasi rumah dan merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan.

Air kelapa dapat diolah menjadi nata de coco ataupun minuman isotonik. Daging kelapa selain diambil air santannya untuk memasak juga bisa diolah menjadi minyak kelapa yang memiliki khasiat luar biasa untuk kesehatan maupun kecantikan.

Melihat khasiat dan manfaatnya yang luar biasa, tidaklah mengherankan jika kitab Hindu Ayurveda sudah banyak mengulasnya sejak ribuan tahun yang lalu. Pohon kelapa memang paling banyak dijumpai di wilayah tropis. Filipina, Indonesia dan India adalah negara-negara penghasil kelapa dan produk kelapa terbesar di dunia.

Tulisan ini khusus membahas manfaat minyak kelapa untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Membantu mencegah penyempitan pembuluh darah.
Penyempitan pembuluh darah (atherosclerosis) adalah penyebab penyakit jantung dan stroke. Atherosclerosis akan menyebabkan serangan jantung jika penyempitan itu terjadi pada arteri yang menuju jantung, sehingga suplai oksigen ke jantung terganggu. Sementara stroke terjadi akibat otak kekurangan suplai darah (oksigen). Hal ini disebabkan karena arteri yang menyuplai darah ke otak mengalami penyumbatan.

Atherosclerosis diawali oleh rusaknya jaringan endothelium, yaitu jaringan yang melapisi bagian dalam dinding arteri. Kerusakan endothelium bisa disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi, serangan radikal bebas atau akibat invasi LDL (kolesterol jahat). Aktivitas pemulihan jaringan endothelium yang rusak akan menimbulkan plak yang makin lama akan semakin tebal dan mengganggu sirkulasi darah atau bahkan menyumbatnya.

Minyak kelapa dapat membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah. Pertama karena lemak jenuh yang ada pada minyak kelapa dapat mengurangi kandungan LDL type-B (small, dense LDL) dan menambah kadar LDL type-A (large, fluffy LDL), sehingga mengurangi kemungkinan invasi LDL ke dalam jaringan endothelium (wikipedia.org dan nutrition.org).

Yang kedua, sifat anti-mikroba, anti-bakteri dan anti-virus dari lemak jenuh minyak kelapa akan membantu sel darah putih mempercepat penyembuhan luka pada jaringan endothelium. Luka yang lebih cepat sembuh akan mengurangi penimbunan plak yang lebih banyak, sehingga pembuluh arteri terhindar dari kemungkinan penyumbatan.

2. Mengurangi resiko penyakit degeneratif.
Penyakit degeneratif adalah gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh menurunnya fungsi jaringan atau organ tubuh seiring dengan berjalannya waktu (usia) seseorang, baik karena pengaruh bertambahnya usia atau juga karena pengaruh pola makan dan aktivitas.

Contoh penyakit degeneratif adalah penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, atherosclerosis, osteoporosis, parkinson, alzheimer, dsb. Selain penyakit degeneratif juga dikenal penyakit infeksi, yaitu penyakit yang disebabkan oleh serangan virus, bakteri atau mikroba ke dalam tubuh.

Dewasa ini karena perubahan pola hidup dan pola makan, jumlah penderita penyakit degeneratif semakin meningkat.

Pada umumnya penyakit degeneratif disebabkan oleh aktivitas radikal bebas dalam tubuh (www.nih.gov). Pemakaian minyak goreng yang tidak tepat adalah salah satu sumber munculnya radikal bebas. Tidak semua minyak cocok dipergunakan untuk penggorengan, misalkan minyak zaitun. Minyak goreng sawit pun sebaiknya dipakai tidak lebih dari 3 kali penggorengan.

Minyak kelapa mengandung 92% lemak jenuh dengan 12 rantai carbon tunggal, biasa dikenal dengan Medium Chain Triglycerides (MCT). Lemak jenuh ini tidak memiliki ikatan carbon ganda, sehingga lebih stabil terhadap proses pemanasan hingga temperatur tinggi, misalkan pada saat penggorengan. Minyak goreng yang lebih stabil pada temperatur tinggi, menghasilkan lebih sedikit anti radikal, sehingga dapat membantu menekan kemungkinan munculnya penyakit degeneratif.

3. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Terhadap Penyakit Infeksi.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa asam laurat (C-12), salah satu senyawa dari medium chain triglycerides yang ada pada minyak kelapa, memiliki kemampuan sebagai anti bakteri, anti virus dan anti mikroba. Begitu juga dengan asam kaprilat (C-8), asam kaprat (C-10) dan asam miristat (C-14).

Minyak Kelapa dan Kandungan Lemak Jenuhnya : Baik atau Buruk untuk Kesehatan ?

Kelapa dan minyak kelapa merupakan produk unggulan negara-negara tropis pada abad ke-19 dan paruh pertama abad ke-20. Setelah Perang Dunia II kejayaannya mulai digantikan oleh jenis minyak nabati lainnya yang diproduksi di negara-negara Barat, seperti minyak kedelai, minyak jagung, minyak canola, minyak biji bunga matahari, dsb.

Di Indonesia sendiri minyak kelapa semakin tersingkir sejak gencarnya produksi minyak sawit oleh pabrik-pabrik besar.

Isu kesehatan yang banyak dihembuskan oleh beberapa kalangan membuat minyak kelapa semakin dijauhi konsumen. Isu yang paling sering terdengar adalah bahwa kandungan lemak jenuh (saturated fat) pada minyak kelapa telah menyebabkan meningkatnya penderita penyakit modern, seperti jantung koroner, obesitas dan gangguan kolesterol.

Tetapi apakah benar bahwa lemak jenuh yang ada pada minyak kelapa berbahaya bagi kesehatan ? Apakah kita harus menjauhi minyak kelapa untuk masakan sehari-hari ? Dari penelusuran di internet, ternyata jawabannya tidaklah sesederhana yang dibayangkan.

Banyak sudah penelitian yang melaporkan manfaat luar biasa dari minyak kelapa, baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Baik sebagai makanan suplemen dengan meminum Virgin Coconut Oil (VCO)setiap hari, maupun sebagai minyak goreng untuk memasak sehari-hari.

Berikut adalah beberapa manfaat dari minyak kelapa untuk kesehatan maupun kecantikan (Sumber : VCO Minyak Penakluk Aneka Penyakit oleh Andi Nur Alam Syah, Penerbit Agro Media Pustaka – Depok) :

1. Minyak kelapa membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah, mengurangi resiko penyakit degeneratif (jantung, stroke, dll) dan kanker.
2. Dalam tubuh minyak kelapa mampu berfungsi sebagai anti mikroba, anti bakteri dan anti virus, sehingga dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menanggulangi berbagai macam penyakit.
3. Minyak kelapa membantu mengatasi kegemukan (obesitas).
4. Mempermudah pencernaan dan penyerapan bahan gizi.
5. Membantu penyembuhan osteoporosis.
6. Bermanfaat untuk menjaga kesehatan lever (hati).
7. Bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, rambut dan membantu mencegah proses penuaan dini.

Nah, jika minyak kelapa memiliki manfaat yang luar biasa, mengapa sekarang jarang orang yang menggunakannya untuk aktivitas memasak sehari-hari ? Berikut adalah jawabannya :

1. Minyak kelapa lebih sedikit tersedia di pasaran, pamornya pun kalah dibanding minyak sawit. Apalagi dibanding minyak jagung, minyak canola ataupun minyak zaitun (olive oil). Jarang industri besar yang berminat mengembangkan produk minyak kelapa. Minyak sawit jauh lebih mudah dan menguntungkan untuk dikembangkan dalam skala industri besar.

2. Membayangkan minyak kelapa orang akan teringat saat-saat 40-50 tahun yang lalu waktu minyak kelapa masih banyak dijumpai di dapur-dapur rumah tangga Indonesia. Seakan-akan minyak kelapa adalah gaya hidup jaman dulu (jadul) yang kurang bergengsi untuk dibawa ke zaman modern sekarang ini.

3. Banyak penelitian yang melaporkan bahwa tingginya kadar lemak jenuh (saturated fat) dalam minyak kelapa akan menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol dalam darah, sehingga rawan menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Penelusuran lebih jauh melalui internet memang memperlihatkan bahwa pendapat pro dan kontra tentang apakah minyak kelapa baik atau buruk untuk kesehatan masih cukup tajam. Penyebabnya adalah kandungan lemak jenuh pada minyak kelapa yang sangat tinggi sebagaimana data berikut :

Asam lemak jenuh = 92%
Asam lemak tak-jenuh tunggal = 6%
Asam lemak tak-jenuh jamak = 1.6%

Lemak jenuh dianggap sebagai salah satu penyebab utama meningkatnya penderita penyakit penyempitan pembuluh darah, jantung dan stroke.
Berikut adalah beberapa pendapat pro dan kontra tentang pengaruh lemak jenuh (saturated fat) bagi kesehatan :

1. www.authoritynutrition.com
2. www.nhs.uk
3. www.more.com

Di luar pro dan kontra, ada beberapa fakta menarik tentang konsumsi minyak jenuh yang berasal dari kelapa :

1. Beberapa penelitian terhadap penduduk beberapa kepulauan di Lautan Pasifik menemukan bahwa justru populasi yang banyak mengkonsumsi minyak jenuh dari kelapa memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke yang rendah.

2. Di Indonesia sendiri, mungkin penderita penyakit jantung dan stroke lebih banyak ditemukan sekarang ini dibandingkan misalkan periode lima puluh tahun yang lalu. Padahal penggunaan minyak kelapa sebagai minyak goreng sangatlah populer di kalangan rumah tangga Indonesia sebelum dasawarsa 80-an atau 90-an.

3. Di tengah kampanye gencar untuk menjauhi lemak jenuh (saturated fat) di USA, ternyata suplemen Virgin Coconut Oil menjadi salah satu best selling item di gerai online amazon.com : Nutiva VCO.

Kembali ke judul awal artikel ini, apakah minyak kelapa dengan kandungan lemak jenuhnya baik atau buruk untuk kesehatan ? Rasanya sulit untuk menjawab pertanyaan ini secara hitam putih. Jawabannya kembali kepada preferensi Anda masing-masing. Solusi terbaik mungkin dengan mencoba mengkonsumsi minyak kelapa selama 4-6 bulan, dan lakukan test kesehatan (profil lemak) sebelum dan sesudahnya.

Memilih Minyak Goreng Yang Sehat

Minyak goreng adalah kebutuhan sehari-hari semua keluarga. Dengan semakin banyaknya merk yang ada di pasaran, memilih minyak goreng yang baik untuk kesehatan kadangkala menjadi gampang-gampang susah.

Minyak goreng yang sehat juga harus menghasilkan makanan/gorengan yang sehat. Dewasa ini kita melihat meningkatnya problem kesehatan, seperti kegemukan, penyakit jantung, kolesterol, darah tinggi, tumor, dsb.

Penyakit-penyakit tersebut sangat dipengaruhi pola aktivitas dan pola makanan sehari-hari. Oleh karena itu memilih minyak goreng yang sehat menjadi kebutuhan mutlak keluarga, karena boleh dibilang tidak ada keluarga modern yang bebas dari lauk-pauk yang digoreng dalam menu makanannya sehari-hari.

Menggoreng makanan bisa dilakukan dengan minyak goreng, lemak, mentega ataupun margarine. Dari keempatnya, minyak goreng adalah bahan yang paling umum dipakai untuk memasak di kalangan rumah tangga. Proses penggorengan selalu dilakukan pada temperatur tinggi. Minyak goreng yang baik adalah yang tidak mudah teroksidasi saat disimpan dalam ruangan maupun saat penggorengan pada suhu tinggi.

Proses oksidasi minyak goreng pada temperatur ruang akan menyebabkan minyak tersebut berbau tengik dan tidak bisa dipakai lagi. Sedangkan proses oksidasi pada temperatur tinggi akan menghasilkan radikal bebas yang berbahaya untuk kesehatan tubuh. Radikal bebas inilah yang bisa memicu sel-sel tubuh menjadi liar dan menyebabkan tumbuhnya tumor atau kanker.

Kestabilan minyak goreng terhadap proses oksidasi ditentukan oleh jumlah kandungan asam lemak jenuh di dalamnya. Semakin tinggi kandungan asam lemak jenuhnya, minyak goreng tersebut semakin tahan terhadap proses oksidasi.

Lemak jenuh lebih stabil (tidak mudah teroksidasi) pada temperatur tinggi karena memiliki ikatan tunggal saja dalam molekul asam lemaknya. Sementara lemak tak jenuh memiliki ikatan ganda sebanyak satu (pada lemak tak jenuh tunggal/mono-unsaturated fat) , dua atau bahkan lebih (pada lemak tak jenuh jamak/poly-unsaturated fat) pada molekul asam lemaknya.

Berikut adalah beberapa jenis minyak goreng, dari yang paling baik untuk kesehatan hingga yang sebaiknya dihindari.


Minyak Kelapa (Coconut Oil)

Minyak goreng kelapa memiliki kandungan asam lemak jenuh lebih dari 90%, sehingga jauh lebih tahan terhadap oksidasi dibanding jenis minyak lainnya saat dipakai untuk memasak pada suhu tinggi. Lebih lengkapnya kandungan asam lemak minyak kelapa adalah sbb :

Asam lemak jenuh = 92%
Asam lemak tak-jenuh tunggal = 6%
Asam lemak tak-jenuh jamak = 1.6%

Minyak kelapa memiliki sifat mudah membeku pada suhu ruangan saat musim dingin. Jenis minyak ini cukup awet untuk disimpan dalam jangka waktu lama tanpa mengalami oksidasi.

Beberapa dasawarsa yang lalu minyak kelapa dianggap berbahaya bagi kesehatan karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi. Tetapi beberapa penelitian akhir-akhir ini justru menunjukkan hal yang sebaliknya.

Minyak kelapa memiliki kandungan asam lemak yang tinggi. Asam lemak ini, yang juga dikenal dengan nama asam laurat (lauric acid), dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL / high density lipoprotein). Asam laurat juga diketahui sangat membantu tubuh dalam membasmi bakteri pathogen.


Minyak Zaitun (Olive Oil)

Minyak zaitun dikenal sangat bagus untuk kesehatan jantung. Minyak ini dibuat dari buah zaitun yang banyak tumbuh di daerah Laut Mediterania. Oleh karenanya kita mengenal banyak jenis makanan dari daerah Mediterania yang sangat baik untuk kesehatan, karena menggunakan minyak zaitun dalam pembuatannya.

Menurut penelitian konsumsi minyak zaitun dapat membantu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dan pada saat yang sama menekan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam aliran darah.

Kandungan asam lemak minyak zaitun terutama terutama terdiri dari asam lemak tak jenuh tunggal sebagaimana hasil penelitian di bawah ini =

Asam lemak jenuh = 14%
Asam lemak tak-jenuh tunggal = 75%
Asam lemak tak-jenuh jamak = 11%

Dilihat dari kandungan asam lemaknya di atas, minyak zaitun paling baik digunakan sebagai bahan makanan yang tidak melibatkan proses pemanasan suhu tinggi, misalkan sebagai salad dressing. Kalaupun akan mempergunakan minyak zaitun untuk menggoreng, maka sebaiknya dihindari penggorengan dengan suhu sangat tinggi dan usahakan untuk mempersingkat waktu pemanasan.

Saat membeli minyak zaitun, usahakan untuk memilih jenis Extra Virgin (extra virgin olive oil), karena minyak ini memiliki kandungan nutrisi dan anti-oksidan yang lebih tinggi dibanding minyak zaitun biasa.


Minyak Sawit (Palm Oil)

Minyak sawit juga dikenal bagus untuk memasak yang melibatkan penggorengan pada suhu tinggi. Hal ini disebabkan karena minyak sawit memiliki kandungan yang tinggi akan asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh tunggal.
Berikut adalah kandungan asam lemak dari minyak sawit =

Asam lemak jenuh = 14%
Asam lemak tak-jenuh tunggal = 75%
Asam lemak tak-jenuh jamak = 11%

Konsumsi minyak sawit aman untuk kesehatan, selama tidak digunakan berulang-ulang untuk proses penggorengan. Sebaiknya minyak sawit hanya dipergunakan untuk 3 kali penggorengan saja.

Sedikit kekurangan dari minyak sawit adalah proses produksinya yang melalui proses pemurnian yang dapat mengurangi kadar beta karotene dan vitamin di dalamnya.

Konversi hutan tropis menjadi ladang kelapa sawit secara masif juga menjadi sasaran kritik dari para ahli lingkungan.


Minyak Sayur & Biji Bijian (Seed & Vegetable Oils)

Beberapa dekade lalu minyak sayur dan minyak biji-bijian dipercaya sangat baik untuk kesehatan. Tetapi beberapa penelitian terakhir menunjukkan adanya hubungan yang sangat erat antara minyak jenis ini dengan penyakit jantung dan kanker.

Beberapa jenis minyak sayur dan biji-bijian yang sering dijumpai di pasaran adalah minyak jagung, minyak kedelai, minyak canola dan minyak bunga matahari.

Jenis minyak ini lebih banyak didapatkan di negara-negara Barat dan harganya pun jauh lebih mahal dibanding minyak kelapa atau minyak sawit.


Kesimpulan

Baik minyak sawit, minyak kelapa maupun minyak zaitun adalah minyak yang bagus untuk kesehatan.

Dari segi harga, minyak sawit adalah yang paling murah dan paling banyak tersedia di pasar. Agar minyak sawit tetap sehat, sebaiknya Anda menggantinya dengan minyak yang baru setelah minyak lama dipakai untuk 3 kali penggorengan.

Kekurangan dari minyak sawit adalah, kadangkala dalam proses produksinya melalui proses pemurnian yang berlebihan, sehingga menghilangkan kandungan beta karotene dan vitamin A yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

Beberapa ahli lingkungan juga mengkritik konversi hutan alam menjadi lahan perkebunan kelapa sawit yang berlangsung secara masif. Dikhawatirkan hal ini akan menyebabkan terganggunya keseimbangan alam.

Minyak kelapa memiliki harga sedikit lebih mahal dibanding minyak sawit. Ketersediannya di pasaran pun juga tidak sebanyak minyak sawit. Keunggulan dari minyak kelapa adalah kandungan ketahanannya yang lebih tinggi terhadap proses penggorengan, sehingga bisa dipakai lebih sering untuk memasak dibanding minyak sawit.

Kandungan asam laurat minyak kelapa juga meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah dan membantu tubuh melawan bakteri pathogen.

Minyak zaitun harganya paling mahal dan tidak cocok untuk menggoreng dengan temperatur tinggi. Minyak ini paling bagus manfaatnya untuk kesehatan jika dipakai sebagai bahan makanan tanpa melibatkan proses pemanasan.

Berminat untuk mencoba minyak goreng kelapa ? Anda bisa mendapatkan produk tersebut di Eka Farm – Yogyakarta.