Temulawak : Jika Si Anak Susah Makan

Problem susah makan merupakan gejala yang sangat umum dijumpai pada anak di bawah usia 6 tahun. Cukup banyak orang tua kebingungan mencari segala cara untuk memperbaiki selera makan anak pada golongan usia tersebut.

Banyak hal yang menyebabkan anak susah disuruh makan. Sebagian besar diantaranya merupakan suatu hal yang wajar, tidak perlu dicemaskan. Yang lebih banyak dibutuhkan adalah kesabaran orang tua untuk tetap berusaha memberi makan sang anak sesuap demi sesuap.

Sebenarnya fluktuasi selera makan pun sudah terjadi saat anak masih bayi. Seiring dengan perkembangan usia, intelegensia anak pun juga meningkat. Pada saat tertentu anak mulai menyadari bahwa makan dan selera makan mereka merupakan hal yang sangat penting bagi sang ibu. Kesadaran seperti ini, pada anak tertentu, kadangkala mereka jadikan sebagai alat untuk mencari perhatian sang ibu atau sebagai senjata agar sang ibu memenuhi keinginan mereka.

Penurunan selera makan seringkali juga terjadi seiring dengan bertambahnya mobilitas anak, biasanya pada usia 12-14 bulan. Pada rentang usia ini kemampuan dan keinginan anak untuk mengenali keadaan di sekelilingnya semakin besar. Mereka lebih suka aktif bergerak daripada duduk tenang menikmati makanannya. Perubahan-perubahan yang terjadi di sekeliling anak dapat mempengaruhi aktivitas dan selera makan mereka.

Gangguan kesehatan mulut (sariawan dan lubang gigi) atau pertumbuhan gigi baru seringkali juga menyebabkan penurunan selera makan anak.

Selama masalah anak susah makan tidak menyebabkan gangguan pertumbuhan atau penurunan berat badan, yang lebih banyak diperlukan adalah kesabaran orang tua. Konsultasi ke dokter baru diperlukan jika penurunan selera makan disertai dengan :

– Gangguan pertumbuhan
– Penurunan berat badan
– Gajala penyakit, seperti demam, sakit tenggorokan, muntah, diare, rasa sakit pada telinga, dsb.

Dalam hal gangguan selera makan tidak disebabkan oleh suatu penyakit, beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk memperbaiki selera makan anak.

Pertama, lakukan variasi makanan dengan nutrisi yang sesuai untuk pertumbuhan.

Kedua, ciptakan suasana yang mendukung anak untuk menikmati waktu makannya. Hindari gangguan yang bisa mengalihkan perhatiannya. Kadangkala hanya karena melihat kedatangan sang ayah atau sang kakak, si anak tidak mau lagi meneruskan makannya.

Ketiga, hindari untuk membujuk anak dengan sesuatu yang spesial agar dia mau makan, misalkan dengan mengimingi ice cream atau snack kegemarannya. Hal ini akan membuat anak lebih banyak mengkonsumsi makanan-makananyang kurang memiliki keseimbangan nutrisi bagi tubuhnya.

Syrup Temulawak Bregas

Masyarakat atau orang tua kita memiliki kearifan tersendiri dalam menghadapi problem anak yang susah makan. Mereka lebih banyak mempergunakan cara alami untuk meningkatkan / memperbaiki nafsu makan anak. Ramuan herbal alami yang paling banyak dikenal untuk membantu menambah nafsu makan anak adalah temulawak (curcuma).