Berapa Jam Kita Harus Tidur Dalam Sehari Semalam?

Berapa jam rata-rata kita tidur dalam sehari? Sadarkah bahwa seperempat hingga sepertiga umur kita dihabiskan untuk tidur saja?

Mengapa kita harus meluangkan begitu banyak waktu untuk tidur? Bukankah waktu adalah sumber daya yang tidak terbeli dengan uang? Ya betul, karena tidur sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental.

Orang yang mengalami kurang tidur secara terus menerus dalam jangka waktu lama, akan sangat beresiko terhadap gangguan kesehatan berikut :

– Tekanan darah tinggi
– Stroke
– Penyakit jantung
– Obesitas
– Diabetes
– Kehilangan daya konsentrasi
– Penurunan gairah seksual
– Penurunan kemampuan memori
– Penurunan daya tahan tubuh
– Penuaan dini

Yang menjadi pertanyaan sekarang, berapa lama kita harus tidur setiap hari agar kesehatan tetap terjaga ?

Dari penelusuran di internet, saya tidak mendapatkan rekomendasi resmi dari Departemen Kesehatan RI untuk masalah tidur ini. Salah satu rekomendasi yang ada adalah dari National Sleep Foundation ( NSF ).

Menurut rekomendasi tersebut, kebutuhan waktu tidur seseorang akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Berikut adalah daftar lengkap durasi tidur yang sehat untuk berbagai rentang usia sejak bayi baru lahir hingga manula menurut NSF :

1. Bayi 0 – 3 bulan = 14 – 17 jam/hari
2. Bayi 4 – 11 bulan = 12 – 15 jam/hari
3. Balita 1 – 2 tahun = 11 – 14 jam/hari
4. Balita 3 – 5 tahun = 10 – 13 jam/hari
5. Anak 6 – 13 tahun = 9 – 11 jam/hari
4. Remaja 14 – 17 tahun = 8 – 10 jam/hari
5. Anak muda 18 – 25 tahun = 7 – 9 jam/hari
6. Dewasa 26 – 64 tahun = 7 – 9 jam/hari
7. Manula 65 ke atas = 7 – 8 jam/hari

Sementara hasil penelitian Prof. Daniel Kripke dari University of California, San Diego menunjukkan justru orang dewasa yang paling sehat dan memiliki produktivitas kerja paling tinggi adalah yang memiliki kebiasaan tidur 6.5 – 7.5 jam setiap malamnya.

Dari hasil penelitiannya, Daniel Kripke juga menyatakan orang yang tidur kurang dari 6.5 jam maupun lebih dari 8 jam semalam, sama-sama memiliki resiko lebih tinggi terhadap gangguan kesehatan fisik dan mental dibanding mereka yang tidur 6.5 – 7.5 jam setiap malamnya.

Lalu bagaimana kita menyikapi 2 pendapat yang berbeda tersebut ? Berkaca dari kebiasaan yang ada di Indonesia, saya lebih memilih hasil penelitian Kripke untuk referensi hidup sehat sehari-hari.

Untuk orang dewasa yang sudah bekerja, sangat sulit untuk bisa tidur 8 jam sehari. Saya sendiri mempunyai kebiasaan setiap malam tidur jam 22.00 dan bangun jam 04.00 pagi.

Di kantor saat siang hari, jika kantuk menyerang (dan ini terjadi setiap hari), saya selalu menyempatkan untuk tidur siang sejenak barang 15 – 20 menit. Hari Sabtu atau Minggu, jika di rumah sedang tidak ada kegiatan, saya sering meluangkan waktu untuk tidur sejenak 60 hingga 90 menit.

Lalu bagaimana jika waktu tidur kita sehari-hari kurang dari 6 jam atau bahkan lebih dari 8 jam? Beberapa orang memang dikaruniai bakat untuk memiliki waktu tidur lebih pendek dari rata-rata orang pada umumnya. Biasanya ini berhubungan dengan faktor keturunan atau genetis.

Thomas Alfa Edison, Leonardo Da Vinci dan Nicola Tesla adalah contoh dari sedikit manusia yang mampu tidur kurang dari 5 jam setiap harinya. Meskipun setiap hari hanya tidur 3-4 jam, mereka adalah para inventor yang berhasil menelurkan karya-karya luar biasa.

Sementara di sisi lain kita mendapatkan Albert Einstein memerlukan tidur 10 jam setiap harinya agar bisa bekerja dengan baik.

Beberapa pemimpin negara besar juga dikenal sebagai orang yang memerlukan tidur panjang melebihi rata-rata kebutuhan normal. Presiden Amerika Calvin Coolidge, Lyndon Johnson dan Ronald Reagan serta perdana menteri Inggris Winston Churchil memiliki waktu tidur rata-rata di atas 8 jam per hari. Mereka juga dikenal sering mencuri waktu untuk tidur siang pada waktu jam kerja.

Jadi anda tidak perlu gelisah jika memiliki kebiasaan tidur lebih sedikit ataupun lebih panjang dari orang-orang di sekitar anda. Ada kemungkinan hal tersebut dikarenakan faktor genetis atau keturunan.

Yang paling penting adalah kebiasaan tidur tersebut tidak menimbulkan gangguan kesehatan fisik maupun mental. Untuk itu ada baiknya jika anda yang memiliki kebiasaan tidur pendek dan tidur panjang melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Teh Hitam dan Teh Hijau, Mana Lebih Bagus Untuk Kesehatan ? (2)

Image and video hosting by TinyPic
Kalau ditanya mana yang akan kita pilih, apakah teh hitam atau teh hijau yang harus diminum setiap hari..?
Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya. Untuk menjawab pertanyaan tsb, kita bisa menyimak beberapa manfaat dari keduanya supaya bisa lebih mudah memilih mana yang lebih bagus kita konsumsi setiap hari.

Manfaat yang bisa kita dapat dengan mengkonsumsi teh hitam:
1. Mengandung antioksidan tinggi yang mencegah radikal
bebas sehingga terhindar dari resiko berbagai jenis
penyakit
2. Mencegah dan mengurangi risiko penyakit jantung dan
serangan jantung maupun stroke.Kandungan yang terdapat
dalam teh hitam bermanfaat memperluas arteri sehingga
aliran darah ke jantung lebih lancar.
3. Mencegah dan mengatasi kanker, karena kandungan yang ada
mampu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker.
4. Memperlambat penuaan dini
5. Mencegah dan mengatasi kolesterol jahat

Sedangkan Manfaat mengkonsumsi teh hijau adalah sbb :
1. Membantu pembakaran lemak lebih cepat
2. Masih ada kaitannya dengan manfaat no.1, sehingga bisa
membantu penurunan berat badan
3. Merampingkan pinggang, terutama bagi para wanita
4. Membuat kulit lebih sehat dan indah
5. Melancarkan proses metabolisme
6. Menurunkan kolesterol jahat
7. Mencegah dan mengurangi risiko penyakit jantung, kanker
dan stroke

Dengan mengetahui beberapa manfaat yang terdapat pada keduanya, bisa menentukan mana jenis teh yang sebaiknya kita minum setiap hari. Yang jelas, masing-masing teh memang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Teh hijau umumnya dikonsumsi kalangan wanita, karena teh hijau membantu menurunkan berat badan atau sering digunakan untuk diet. Teh hijau juga sangat baik untuk kecantikan kulit dan mengatasi masalah jerawat bahkan jerawat yang meradang. Cukup seduh teh hitam atau teh hijau setiap pagi, siang dan malam untuk kita dapatkan khasiat terbaik dari teh tersebut. Masih banyak jenis teh yang bisa kita konsumsi, bukan hanya teh hitam dan teh hijau saja.
Daripada bingung, silakan membuat minuman dari campuran kedua teh tsb dengan bereksperimen menambah atau mengurangi komposisi kedua jenis teh tersebut untuk mendapatkan kesegaran teh yang sempurna.
Hidup lebih sehat bisa dimulai dengan mimum teh setiap hari.

Teh Hitam dan Teh Hijau, Mana Lebih Bagus Untuk Kesehatan? ( 1 )

Image and video hosting by TinyPic

Mengkonsumsi teh setiap hari memang sangat membantu untuk mendapatkan kesehatan secara alami. Namun, ada banyak jenis teh yang bisa kita konsumsi, yang mana kadang menimbulkan kebingungan mana teh yang bagus untuk kesehatan. Pada intinya mengkonsumsi teh itu sangat baik bagi tubuh, tapi masing-masing jenis teh memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Masing-masing teh pun juga memiliki manfaat yang tidak semuanya sama, masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. Dua teh yang banyak diminum dan dijual dipasaran adalah teh hitam dan teh hijau. Kedua teh ini sangat nikmat diminum, tapi bukan hanya karena kesegaran atau kehangatan saja yang akan bisa kita dapatkan. 

Teh hitam maupun teh hijau sama-sama memberikan kesegaran yang sama. Untuk membedakan kedua jenis teh ini, dari warnanya bahwa yang dinamakan teh hitam warnanya adalah hitam, sedangkan teh hijau memiliki warna hijau. Di Indonesia teh hijau lebih banyak dikonsumsi dibandingkan dengan teh hitam, sehingga teh hijau jauh lebih familliar dibandingkan dengan teh hitam. Teh hitam ini lebih banyak dikonsumsi oleh penduduk di India dan China walaupun sama-sama dihasilkan dari daun tumbuhan yang bernama Camellia sinensis.
Dari proses pembuatannya, teh hijau tidak melalui proses kimiawi karena melalui paparan oksigen.
Sedangkan teh hitam terbentuk dari proses kimiawi. Proses kimiawi dari paparan oksigen tersebut dinamakan oksidasi yang menyebabkan perubahan rasa maupun warna pada daun teh.

Baik teh hitam maupun teh hijau, keduanya memiliki kandungan polifenol dan juga kafein yang cukup tinggi. Namun kandungan kafein pada teh hitam jauh lebih tinggi dibandingkan teh hijau. Kandungan kafein teh hitam 3 kali lebih banyak dari pada teh hijau, sedangkan kandungan polifenol pada keduanya sekitar 10 kali lebih banyak dibandingkan pada buah maupun sayuran. Banyak orang suka mengkonsumsi teh hitam dan teh hijau di saat pagi hari dan malam hari. Dengan mengkonsumsinya, memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik dibandingkan harus mengkonsumsi obat-obatan dan juga suplemen kesehatan.

MENGHINDARI BATERAI HP MELEMBUNG

Pada suatu ketika, saya disuruh menjawab bahan canda teman saya. Secara sambil lalu teman saya bercanda kalau ada satu benda yang bisa mengalami kehamilan. Benda itu tidak punya suami, dan sering sekali dicari oleh orang-orang karena sangat dibutuhkan. Benda apakah itu….? Agak lama saya berpikir mencari jawaban dari teka-teki teman saya. Akhirnya sambil ketawa dia menjawab baterai HP.
O iya,..benar juga jawaban kawan saya itu.
Sering sekali kita menjumpai, kalau kita membuka baterai terutama HP yang bekas atau seken di pasaran ternyata baterainya sudah dalam kondisi melembung.
Sebenarnya ada beberapa sebab kenapa baterai ponsel dapat mengalami hal seperti itu, diantaranya sbb :
1. pemakaian ponsel atau smartphone yang terus menerus,
sehingga menyebabkan suhu baterai tidak sesuai dan
mengharuskan bekerja ekstra.
2. penggunaan charger yang bukan bawaan asli dari
ponselnya serta charging baterai yang tidak beraturan.
3. tidak segera menghentikan charging baterai yang sudah
dalam kondisi penuh.
4. terbiasa menyalakan ponsel dalam kondisi baterai
sedang dicharge.
5. terbiasa mengisi baterai ketika baterai belum dalam
kondisi lowbat.
6. pemakaian baterai yang tidak original, sehingga
mempengaruhi dari segi kualitas baterai.
Untuk itu perlunya kita mengetahui beberapa tips demi mencegah terjadinya kehamilan pada baterai ponsel kita. Tips-tips tsb adalah :
1. sesuaikan baterai anda dengan tidak meletakkan pada
paparan sinar matahari langsung, hujan ataupun udara
lembab.
2. ketika ponsel baru pertama kali dibeli, lakukan
charger selama 16 jam untuk baterai type NiMH dan
5-6 jam untuk baterai Lithium/Li-on.
3. ketika ponsel tidak dipergunakan biasakan gunakan
mode sleep untuk hemat daya baterai.
4. matikan fungsi dan fitur pada ponsel yang sekiranya
tidak diperlukan.

Semoga bermanfaat…………

BELAJAR DARI KEGAGALAN (2)

Image and video hosting by TinyPic
Tahun 1936 saat terbaring di rumah sakit akibat kecelakaan balap mobil, Honda harus menerima kenyataan pahit. Dari 30.000 ring piston yang dikirim ke pabrik Toyota, hanya 50 biji yang dinyatakan layak untuk uji kualitas. Akhirnya
dari 50 ring piston yang diuji laboratorium, hanya 3 biji saja yang dinyatakan memenuhi standar kualitas Toyota Motor. Dengan kata lain hanya 1 dari setiap 10.000 produk ring pistonnya yang bisa diterima Toyota Motor.

Menjadi cibiran dan bahan tertawaan kolega dan teman-temannya, tidak membuat dirinya putus asa. Bahkan dia rela kembali menempuh pendidikan mekanik untuk menyempurnakan tehnik produksi ring pistonnya. Akhirnya setelah 2 tahun bergelut di bengkel dan laboratorium, Honda memutuskan
mendirikan perusahaan sendiri, Tokai Seiki, yang khusus memproduksi ring piston. Keberuntungan pun mulai menghampirinya setelah Toyota Motor memberikan kontrak kepada Tokai Seiki sebagai supplier ring piston.

Perang dunia ke-2 membuat Toyota Motor harus memacu produksi mesin-mesin untuk kendaraan perang. Tokai Seiki pun kebanjiran order ring piston.
Tidak hanya dari Toyota Motor, tetapi juga dari pabrik pesawat terbang dan galangan kapal. [Read more…]